Studi Ilmiah Mengapa Bayi Tertawa

Coba perhatikan saat bayi tertawa dan kepada apa dia tertawa, sangat mengasyikkan bukan? Aku yakin kamu juga akan tertawa bila melihatnya. Tapi bisakah kamu menjawab secara ilmiah alasan mengapa bayi tertawa?

Salah satu dari penelitian paling mendalam tentang bayi tertawa sejak 1960 adalah riset oleh Dr Addyman dari Pusat Perkembangan Otak dan Kognitif, Universitas London, UK.

bayi tertawa

“Senyum dan tertawa adalah indikasi tentang pemahaman kita terhadap dunia. Orang dewasa tertawa karena sesuatu yang mengejutkan atau tidak biasa, sama persis sebagaimana bayi,” kata Dr Addyman dalam sebuah interview. “Mencari tahu apa yang membuat bayi tertawa mengajarkan kita bagaimana manusia merespon dan memahami secara umum dunia di sekelilingnya, dan juga bagaimana itu bisa berubah.” imbuh Dr Addyman.

Dr Addyman meyakini bahwa ada alasan tertentu dibalik tertawanya bayi, lebih daripada sekadar respon otomatis. Salah satu hal kuat mengapa bayi tertawa adalah karena kebutuhan bayi untuk bersosialisasi dan menjalin ikatan batin dengan orang-orang disekitarnya.

“Menurutku, hal terbaik yang sejauh ini aku temukan. Tertawa adalah proses berhubungan dan menjalin ikatan batin dengan orang lain.” Dr Addyman menjelaskan.

Namun studi lain menjelaskan berbeda, bahwa bayi tertawa adalah respon ketidakpastian dan ketakutan. Ini sangat terkait dengan kejutan dan rasa kaget.

Untuk memahami lebih lanjut tentang penyebabnya, kita melihat kepada apa yang dilakukan orang tua, permainan yang biasa mereka mainkan untuk membuat bayi tertawa.

Hal-Hal yang Membuat Bayi Tertawa

Ilmuwan telah menemukan, sebagaimana yang sudah diketahui kebanyakan orang tua, bahwa ada beberapa hal yang selalu dapat membuat bayi tertawa, atau bahkan membuat mereka menangis.

Berikut ini adalah daftar hal yang bisa membuat bayi tertawa, berdasarkan penelitian ilmiah dan pengalaman orang tua:

  • Permainan “ciluk-baa”
  • Lengkingan suara dan ketawanya orang tua.
  • Permainan lempar-tangkap ke udara.
  • Permainan berputar-putar kemudian berhenti.
  • Menggelitiki, terutama dengan bertampang seram dan menggelitiki dengan tiba-tiba.
  • Saat orang tua pura-pura jatuh atau memukul dirinya sendiri.

Mengenali daftar diatas? Hal yang menarik adalah semuanya melibatkan munculnya ketegangan, diiringi dengan kejutan tiba-tiba dan pelepasan tensi dengan tertawa. Tertawa memang bagian penting dari manusia, sebagai proses perkembangan psikologis dan menjalin hubungan sosial lebih dekat.

Sumber: Amanda Littlejohn